Sabtu, 19 Mei 2012

In Memoriam

Hey dear...

Tau enggak kalau aku sekarang lagi kangen banget sama orang-orang yang aku sayangi.
sampai sekarang aku hanya bisa mendengarkan ibu cerita tentang opungku, ya.. Opung Yurham Tambunan namannya, beliau meninggal pada saat aku dalam kandungan ibu, beliau meninggal karena sakit.Aku hanya bisa melihat beliau dari foto dan hanya bisa membayangkan jika beliau masih hidup, jadi aku tidak punya cerita lebih tentang beliau.

Dulu aku sangat di manja oleh uci ku atau nenek ku, di belikan mainan terus, di ajak jalan-jalan terus. Sampai tiba pada waktunya uci di panggil oleh Allah SWT, beliau meninggal karena sakit.Pada saat itu aku sudah duduk di bangku kelas dua SD.

Oya, Opung dan Uciku itu adalah kakek dan nenekku.Opungku dari Batak dan Uci dari Bengkulu.

Yang banyak aku kenang adalah Datuk aku, ya Datuk Yahya namanya.Sewaktu kecil aku selalu di jaga sama beliau walaupun ada ibu, beliau adalah Datuk yang sangat baik dan aku ingat betul wajahnya ketika beliau senyum, sedang tertidur.Aku sering di gendong beliau di pundaknya,aku sangat manja sekali dengan beliau.satu lagi beliau itu orangnya gagah dan rajin ibadah,pernah suatu hari aku sedang bermain paku payung dan tak sengaja aku menginjak paku itu, aku hanya bisa menangis dan datanglah datukku itu mencabut paku itu dan banyak banget kenangannya.Tak lama selang beberapa bulan Uci berpulang ke rahmatullah dan Datukpun pulang ke rahmatullah karena sakit jantungnya, dan selama ini ia menyembunyikannya.Aku sayang datuk ^-^

Yang terakhir yang akan aku ceritakan adalah buyut ku yang sering ku uyut salamah, beliau itu adalah uyut yang paling aku sayangi.Beliau tinggal di rumah aku semenjak rumahnya yang di cengkareng di jual , mungkin karena faktor beliau sekarang sendiri.beliau tidur di kamar aku, setiap malam sebelum tidur uyutku selalu bercerita tentang jaman penjajahan dulu, pada jaman penjajahan dulu uyutku adalah seorang perawat dan suaminya yaitu datukku sendiri adalah seorang jendral TNI angkatan darat.Kalau aku sudah tertidur setelah dengerin cerita uyut, uyutku pasti selimuti aku,karena setiap aku terbangun pasti ada selimut di badan.Uyutku orangnya rajin, baik, ibadahnya subhanallah.
Waktu aku di tinggalin oleh uyut untuk selama-lamanya, aku tidak hadir karena pada waktu itu aku sedang UAS kelas XII, sepulang sekolah aku di beritahu sama tetangga kalau ayah dan ibu pergi ke rumah Om aku karena uyutku sudah tiada, seminggu sebelumnya aku menengoki uyut di rumah om,uyut sudah sakit parah, ku hanya bisa menangis melihat keadaan uyut sempat aku foto.sebelum pamitan pulang uyutku nangis dan akupun juga.aku itu sering tangisin uyut jika aku sedang kangen sama beliau.
aku yakin uyutku sekarang sudah berkumpul dengan anak-anaknya dan datuk di surga ^-^

0 komentar:

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates